PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA

memperkokoh keislaman dan keindonesiaan menuju peradaban mulia

Selasa, 26 Januari 2021

Pemuda Muslimin: 363 Ulama Wafat dalam Kurun Waktu Februari 2020-Januari 2021

 

Jakarta, pemudamuslimin-news.com — Ketua Departemen Pendidikan dan Dakwah PB Pemuda Muslimin Indonesia (PEMUDA MUSLIM) mencatat ratusan ulama meninggal dunia selama pandemi COVID-19. Data itu dihimpun hingga pekan ketiga Januari 2021.

"Februari 2020-Januari 2021 minggu ketiga ada 363 ulama yang meninggal," kata Ketua Departemen Pendidikan dan Dakwah PB Pemuda Muslimin Indonesia (PEMUDA MUSLIM), Habib Fathan Ibrahim, lewat pesan singkat, Selasa, 26/Januari/2021.

Namun Habib Fathan tidak bisa menyimpulkan apakah semua kiai itu meninggal karena COVID-19 atau tidak. Yang jelas, kata Habib, jumlah ulama yang meninggal dunia pada 2020 jauh lebih banyak dari 2019.

"Saya tidak berani mengklaim demikian. Tapi kalau dibandingkan dengan Februari-Desember 2019 ulama kita yang wafat kurang dari 45 orang," ujar Habib.

Wafatnya para ulama dijadikan indikasi bahwa pertanda Kiamat semakin dekat. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Sesungguhnya Allah Ta'ala tidak menggengam ilmu dengan sekali pencabutan, mencabutnya dari para hamba-Nya. Namun Dia menggengam ilmu dengan mewafatkan para ulama. Sehingga, jika tidak disisakan seorang ulama, manusia merujuk kepada orang-orang bodoh. Mereka bertanya, maka mereka (orang-orang bodoh) itu berfatwa tanpa ilmu. Maka mereka tersesat dan menyesatkan." (HR Al-Bukhari)

Ketika ulama yang haq banyak wafat, ini pertanda Allah mencabut berkah ilmu. Tersisalah ulama simbolik yang tidak faqih. Ketika dimintai fatwa mereka berfatwa atas hawa nafsu.

"Satu orang pejabat meninggal dunia, selang beberapa hari sudah ada penggantinya. Tapi, satu orang ulama wafat, beberapa puluh tahun belum tentu ada penggantinya," kata Habib Fathan yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al-Istirhami, Cianjur. 

Al-Qur'an juga menegaskan bahwa: "Allah SWT akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al-Mujadilah Ayat 11)

Selain wafatnya ulama, banyaknya peristiwa gempa bumi, musibah, dan bencana alam termasuk tanda-tanda Kiamat. Saat ini kita dapat saksikan sendiri banyaknya bencana terjadi seperti gempa, banjir, tanah longsor, gunung meletus, bahkan kekeringan. Hal ini sebagaimana ditegaskan Rasulullah dalam satu hadisnya: "Tidak akan tiba hari kiamat hingga banyak terjadi gempa bumi". (HR Al-Bukhari)

Habib Fathan Ibraahim mengatakan, banyaknya musibah banjir dan bahkan daerah yang tidak pernah terkena banjir pun mengalami banjir. Apa sebabnya? Sebabnya adalah karena Masjid, majelis taklim, majelis zikir dan shalawat banyak yang tutup.

Hendaknya apa yang kita lihat hari ini dapat kita jadikan iktibar bahwa apa yang disampaikan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم sejak 14 abad lalu benar-benar terjadi-saat ini-. Karena itu, sebelumnya datangnya kematian mari kita kuatkan akidah, perbanyak amal saleh dan tingkatkan keimanan.
Wallahu A'lam...


Share:

Majelis Syuro XIII

Majelis Syuro XIII

Official Account Media Sosial

Kabar Viral

Bersama Lawan Corona

PILIHAN REDAKSI

Muhtadin Sabili Ditetapkan Jadi Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Lewat Aklamasi

Bogor, PemudaMuslimin-News.Com — Forum tertinggi organisasi Majelis Syuro (Kongres Nasional) Pemuda Muslimin Indonesia  menyepakati dan m...