Rabu, 11 September 2019

Komitmen Jaga Kedamaian Papua Barat Dideklarasikan


Papua Barat, PemudaMusliminNews — Ribuan masyarakat Papua Barat bersama unsur pimpinan daerah dan para tokoh mengikuti acara Deklarasi Damai Papua Barat, Kita Semua Bersaudara, Damai Itu Indah, di lapangan Borasi, Manokwari, Rabu (11/09/2019).

Puncak acara adalah penandatangan deklarasi yang diikuti oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII (Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau), Ketua DPR Papua Barat, Kapolda Papua Barat (Brigjen Pol Herry Rudolf), Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Provinsi Papua Barat (Halib Thalib), Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, dan unsur Forkompimda (Forum komunikasi pimpinan daerah), Kepala Suku, Tokoh Pemuda, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Papua Barat. Masyarakat peserta acara juga diajak menandatangani banner deklarasi yang disediakan di sejumlah sudut lapangan.

Ada empat butir deklarasi yang dibacakan Ketua DPR Papua Barat, Pieter Kondjol, yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta, yaitu Menjaga perdamaian di seluruh wilayah propinsi Papua Barat, Setia kepada pancasila , UUD 45 dan NKRI.

Menjaga dan merawat Bhineka Tunggal Ika, kita semua bersaudara saling menghormati, menghargai dan melindungi sesama anak bangsa, dan terakhir, Damai papua barat, damai Indonesiaku.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengajak semua masyarakat Papua Barat untuk punya tekad yang sama, menjaga Papua dan NKRI.

Kitorang jaga NKRI, maka NKRI akan jaga kita. Kitorang jaga Papua, maka Papua akan jaga kita. Manokwari rumah kita bersama, mari kita jaga sama-sama pula, kata Dominggus.

Papua Barat, lanjutnya, dibangun bukan oleh satu orang atau satu kelompok, tapi oleh semua orang dan semua suku yang ada. Semua punya kontribusi dalam membangun Papua Barat, sekecil apapun bentuknya. Jadi jangan menepuk dada sendiri. Ayo kita saling menghargai dalam perbedaan.

Terjemahkan sesuai tanggung jawab kita masing-masing. Dimulai dari diri masing-masing, kita mulai dari keluarga dan seterusnya untuk menjaga perdamaian dan kerukunan, ucapnya.
Gubernur Papua Barat juga mengingatkan, peristiwa kerusuhan kemarin harus menjadi pelajaran bagi semua, bahwa damai jauh lebih berharga.

Kalau damai maka semua aktifitas masyarakat akan berjalan. Kegiatan usaha, sekolah, adat, agama dan sebagainya bisa berjalan lancar tanpa ada rasa takut. Aksi itu harus bisa jadi pelajaran dan pengalaman yang baik bagi kita untuk kedepannya agar tidak terulang lagi, jelasnya.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Provinsi Papua Barat Ustadz Halib Thalib yang ikut serta dalam acara Deklarasi damai Papua juga menyampaikan keterangannya dan berpesan Kita sama-sama punya tanggung jawab untuk menciptakan Papua yang aman, penuh persatuan dan kesatuan. Kita cinta damai. Mari kita sampaikan pada keluarga dan saudara kita untuk menyebarkan semangat damai, tegas Halib.

(Kominfo Pemuda Muslimin Indonesia)
Share:

PILIHAN REDAKSI

Muhtadin Sabili Ditetapkan Jadi Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Lewat Aklamasi

Bogor, PemudaMuslimin-News.Com — Forum tertinggi organisasi Majelis Syuro (Kongres Nasional) Pemuda Muslimin Indonesia  menyepakati dan m...

Terbaru