Jumat, 05 April 2019

Sekjen Pemuda Muslimin Indonesia : Kecurangan Pemilu adalah Musuh Bersama


JAKARTA, PemudaMusliminNews - Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia menegaskan bahwa kecurangan dalam Pemilu 2019 harus dijadikan sebagai musuh bersama terutama bagi kaum Milenial.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjen PB Pemuda Muslimin Indonesia, Evick Budianto dalam diskusi dengan Jajaran Kornas Lembaga Pemantau Pemilu Pemuda Muslimin Indonesia (LP3MI) di Dapoer Kita, beberapa waktu lalu.

“Kita jadikan kecurangan dalam pemilu sebagai musuh bersama sehingga Timses manapun takut untuk melakukan kecurangan,” kata Evick.

Menurut Evick, konstitusi sudah mengatur prinsip dasar pelaksanaan pemilu seperti tertuang dalam Pasal 22E UUD NRI Tahun 1945 yang menyebutkan Pemilu dilaksanakan dengan Luber Jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil) dan damai. Dengan Luber Jurdil seharusnya pemilu 2019 bebas dari kecurangan.

Namun, kata Evick, justru saat ini terasa adanya kekhawatiran terjadinya kecurangan. “Kekhawatiran terjadinya kecurangan dalam pemilu sangat terasa,” ujar pria berkacamata ini.

Dia mencontohkan keterlibatan aparat untuk pemenangan salah satu calon. Keterlibatan aparat itu sudah tersebar di media sosial dan perlu diklarifikasi di lapangan. Aparat, seperti kepolisian sudah mengklarifikasi soal keterlibatan itu, misalnya dalam soal Sambhar.

“Ini menimbulkan dan semakin menambah kecurigaan. Kita mengimbau polisi dan TNI untuk benar-benar netral,” pintanya.

“Jika Polri dan TNI tegas menyatakan netral maka saya yakin keamanan terjaga karena keduanya memegang kekuatan keamanan dan keselamatan negara ke depan,” imbuhnya.
Share:

PILIHAN REDAKSI

Muhtadin Sabili Ditetapkan Jadi Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Lewat Aklamasi

Bogor, PemudaMuslimin-News.Com — Forum tertinggi organisasi Majelis Syuro (Kongres Nasional) Pemuda Muslimin Indonesia  menyepakati dan m...

Terbaru