Jumat, 29 Juni 2018

Pilkada Lahat Diduga Sarat Politik Uang, PB Pemuda Muslimin: Bawaslu Diminta Tegakan Aturan Yang Sehat


Jakarta, PemudaMusliminNews – Ketua Departemen Dalam Negeri  Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Indonesia Asep Romdhon sangat menyesalkan adanya dugaan politik uang (money politic) di Pilkada Kabupaten Lahat.
"Saya menilai Pilkada serentak pada 27 Juni secara umum berjalan dengan aman dan damai. Tapi beberapa hal menjadi cacatan serius kita terutama banyaknya money politik (politik uang) yang terjadi", kata Asep di Jakarta, Kamis (28/6/). 
Pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Lahat, beredar viral video pembagian uang oleh salah satu kandidat di Pilkada Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
"Saya sudah melihat video yang beredar dan viral di medsos, lalu saya meminta anggota Lembaga Qito untuk cek langsung ke lapangan dan ternyata benar itu terjadi. Saya rasa Bawaslu harus menindak tegas yang melakukan pelanggaran money politik di Pilkada Lahat yang dilakukan oleh salahsatu pasangan pemenang Pilbup Lahat versi QC (quick qount/hitung cepat)," ujarnya. 
"Demokrasi dirusak dengan pembodohan politik. Aspirasi rakyat dibajak, Ini tidak boleh dibiarkan, Bawaslu harus menindak dengan tegas dan menjatuhkan hukuman Diskualifikasi dari Pilkada", Bawaslu harus berani tegakan aturan hukum yang berlaku jika masih menginginkan pemilu yang bersih dan bermartabat. Jika dibiarkan terus rakyat Indonesia tidak percaya lagi dengan sistem demokrasi yang dibangun dan sangat mungkin bila rakyat menghendaki sistem yang lain untuk diterapkan yang lebih menjamin aspirasi dan kehendak rakyat terwujud,  Jangan salahkan jika ada elemen masyarakat yang ingin kembali pada Sistem UUD 45 asli ataupun sistem lainnya. tambah Asep. 
Kami berharap sanksi yang diberikan oleh penyelenggara tegas dengan menggugurkan Pasangan Calon (Paslon) yang terbukti terlibat praktik politik uang.
"Harapan kami, semua masyarakat yang mendapat money politik aktif melaporkan kepada pihak Bawaslu, serta kami berharap KPU dan Bawaslu berani mengambil tindakan tegas dengan menggugurkan pasangan yang terbukti curang", pungkasnya.
Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Cik Ujang-Haryanto memimpin perolehan suaran dengan 40.77 persen.
Disusul pasangan Bursah Zarnubi-Parhan Nerza 25.14 persen, kemudian pasangan Nopran Marjani-Herliansyah 20.23 persen. 
Sementara itu pasangan Rozi Ardiansyah 6,68 persen dan 3,92 persen untuk pasangan Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah. #Aufha

Red: PemudaMusliminNews/Dep Kominfo  
Share:

PILIHAN REDAKSI

Indonesia Butuh Pemimpin Bermental Kebangsaan Bukan Kekuasaan

Jakarta, PemudaMusliminNews — Elite partai politik diharapkan bisa memilih pasangan pilpres yang bervisi kebangsaan, bukan atas dasar hit...

Kabar Viral

Kantor redaksi

Redaksi Pemuda Muslim News | Jl. Tanjung Duren Barat 3 No. 1B, RT 06 / RW 05, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat 11470 | Phone: +62 21 56943151 | Faks: +62 21 56943154 | eMail: pemudamuslimin@gmail.com | Portal: http://pemudamuslimin-news.com