Kamis, 07 Juni 2018

Evick: Kenapa Dualisme KNPI Terus Mencuat, Ini Ulasannya


JAKARTA, PemudaMusliminNews - Perkumpulan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah sebuah organisasi wadah berhimpunnya OKP dari kemahasiswaan, keagamaan, profesi, dan berbagai organisasi pemuda yang terkait di dalamnya. 

Sebelum melaksanakan kongres, DPP KNPI telah melaksanakan Rapat Pimpinan Purna Nasional (Rapimpurnas) pada tanggal 4 Juni 2018 di Nyi Ageng Serang Building, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menariknya Organisasi sexy ini selalu menjadi rebutan berbagai kalangan tokoh pemuda yang berpengaruh di eranya, sehingga kerap membuat suasana semakin panas di tiap daerah terutama ketika ada agenda penting organisasi seperti Musda, Muswil, Mukernas, Rapimnas sampai Rapimpurnas. 

Lantas Mengapa Dualisme terus mencuat di tubuh KNPI? 

Pertama, Indonesia adalah negara besar yang sangat kaya dan berpotensi menjadi negara Super Power jika tidak dilemahkan. Bagaimana cara melemahkannya? Salah satunya adalah melemahkan pemuda Indonesia yang kritis, cerdas, berani dan idealis yang mayoritas ada di KNPI dengan cara mengadu domba, memecah sehingga mereka lemah (Devide et Impera). 

Dengan begitu pemuda-pemuda menjadi lemah, setengah kekuatannya sudah habis untuk konflik. Berfikir sudah tak lagi jernih, apalagi memberikan ide, gagasan dan saran positif yang membangun untuk bangsa dan negara. 

Kedua, Melemahkan pemuda Indonesia yang mayoritas kantong pribadinya masih lemah dengan mudah di guyur dengan pitih/uang dan menutup mulut para pemuda agar tidak bisa bicara. Kalau teriak atau kritis terhadap pemerintah otomatis dana yang harusnya turun ke KNPI bisa ditunda bahkan tidak dicairkan. 

Ini masih menjadi momok untuk para aktivis yang belom memilik pekerjaan tetap, karena sangat berharap dapat anggaran tersebut dan itu tidak bisa dielakan. 

Ketiga, Kurang pekanya terhadap Isu-isu Internasional, OKP jarang sekali mengangkat isu konflik palestina (perebutan tanah suci), Konflik Korea yang akan menyebabkan perang dunia ke III. 

Indonesia yang mengambil sikap politik bebas aktif, seyogyanya para pemuda empati terhadap isu tersebut dan mendorong pemerintah dengan sekuat tenaga untuk mengambil kebijakan tersebut. 

Apa yang terjadi jika  timur tengah konflik lagi atau perang dunia ke III terjadi? Yang pasti Rupiah tidak stabil yang masih menuhankan dollar, otomatis harga barang melambung tinggi sehingga terjadi kolaps dan krisis moneter, kalau sudah seperti ini akan adanya pengangguran, kriminalitas meningkat, dan yang pasti pemerintah akan kembali goyang bahkan Tumbang seperti tragedi '98. Naudzubillah Tsumma Naudzubillah..

Keempat, Rebutan Anggaran Yang cukup besar. Karena KNPI ini adalah organisasi sexy dan mendapat anggaran dari APBN dan APBD yang nilainya tidak sedikit. Otomatis banyak yang ingin berkuasa, salah satu pihak tidak ada yang mau mengalah karena tidak ingin kehilangan barang mainan cantik ini. ngeri-ngeri sedap, masuk juga itu barang. Seloroh Evick.

Sekali lagi karena rebutan uang, siapa yang layak pegang itu KNPI dia yang pantas jalankan organisasi berhimpunnya OKP tersebut. Sekali lagi karena egosentrisnya para petinggi dan tokoh Pemuda.

Ketua Umum DPP KNPI Fahd El Fouz Arafiq dengan legowo dan berjiwa besar sangat menginginkan KNPI bersatu, hal ini diamini oleh beberapa pejabat tinggi negara.

Bagaimana Solusinya?

Solusi terbaik adalah hilangkan Egoisme yang menganggap saya lah orang terpantas saya lah orang yang layak menjalankan organisasi KNPI, Berjiwalah negarawan, jangan berjiwa seperti Politikus..! karena jika terlalu lama konflik pemuda ini berlangsung maka saya prediksi tidak akan bisa membangun Republik ini yang telah diamanahkan dan dicita-citakan oleh para pendiri bangsa (Founding Father).

Jika ada yang ingin memecah belah KNPI kembali segera penjarakan dan bersikap tegas kepada pemuda yang menjadi penghancur organisasi pemuda tersebut.

Red: PemudaMusliminNews/Dep Kominfo  
Share:

PILIHAN REDAKSI

Pemuda Muslimin Indonesia Sikapi Insiden Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

JAKARTA, PemudaMusliminNews - Insiden pembakaran terhadap bendera Tauhid dengan tulisan "Laa ilaaha illallah, Muhammad Rasulullah&quo...

Kabar Viral

Kantor redaksi

Redaksi Pemuda Muslim News | Jl. Tanjung Duren Barat 3 No. 1B, RT 06 / RW 05, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat 11470 | Phone: +62 21 56943151 | Faks: +62 21 56943154 | eMail: pemudamuslimin@gmail.com | Portal: http://pemudamuslimin-news.com