Kamis, 31 Agustus 2017

Pemerintah Indonesia Jangan Diam Untuk Rohingya

OPINI, PemudaMuslimNews - Kasus kekerasan yang terjadi pada umat muslim Rohingya harus segera disikapi. Kekerasan ini sudah melanggar HAM, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) harus segera bersikap tegas dan keras atas kejadian ini terutama bagi pemerintah Indonesia sebagai negara mayoritas ummat muslim terbesar dunia harus segera mengambil langkah-langkah kongkrit untuk saudara kita yang ada di sana. 

Pemerintah Indonesia harus mendesak Myanmar untuk segera menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap ummat muslim Rohingya. Tindakan kekerasan yang terjadi dalam beberapa pekan ini sudah menyebabkan banyak korban jiwa  di negara bagian Rakhine, Myanmar.


Jika kekerasan dan kebiadaban ini tak kunjung usai, kami meminta kepada pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi kembali hubungan bilateral dengan pemerintah Myanmar dan Pemerintah Indonesia harus segera mengirim pasukan perdamaian keamanan. 

Ini bukan lagi tentang kekerasan tapi sudah kepada pembantaian (genocide) yang sudah terjadi cukup lama dan kami sangat mengkhawatirkan, tindakan kekerasan pembantaian  etnis Muslim Rohingya ini akan mengancam stabilitas keamanan kawasan Asia Tenggara. Jangan sampai ini menjadi pemicu konflik di Asia Tenggara. 

Jika Pemerintah Myanmar tidak segera menghentikan kekerasan pada warga Muslim Rohingya, kita akan usir Dubes Myanmar dari Indonesia berikut para warga negaranya yg ada di Indonesia. 

Oleh: Saidin AlFajari, aktivis Pemuda Muslimin Indonesia Nusa Tenggaran Barat. 
Share:

PILIHAN REDAKSI

Pemuda Muslimin Indonesia Sikapi Insiden Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

JAKARTA, PemudaMusliminNews - Insiden pembakaran terhadap bendera Tauhid dengan tulisan "Laa ilaaha illallah, Muhammad Rasulullah&quo...

Kabar Viral

Kantor redaksi

Redaksi Pemuda Muslim News | Jl. Tanjung Duren Barat 3 No. 1B, RT 06 / RW 05, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat 11470 | Phone: +62 21 56943151 | Faks: +62 21 56943154 | eMail: pemudamuslimin@gmail.com | Portal: http://pemudamuslimin-news.com